Proses terakhir adalah finishing the kit, terdiri dari proses washing, weathering,
pemasangan komponen kecil dan clear coat. Washing, menggunakan cat tamiya
berjenis enamel yang sangat encer 1:10 antara cat dengan tiner. Saya
menggunakan cat berjenis enamel karena sebelumnya saya menggunakan aklirik (cat
enamel tidak merusak cat aklirik). Namanya washing atau mencuci, dengan kuas
badan pesawat saya laburi dengan cat hitam, cat yang encer akan mengalir ke
bagian lekukan pesawat. Cat ini akan mempertegas bagian-bagian pesawat, seperti
sambungan antar panel, lobang-lobang kecil, bahkan paku-paku rivet.
Wednesday, July 23, 2014
Proses Cat dan Marking Kit K5Y1 Chureng TKR Oedara
Setelah semua terpasang proses berlanjut ke pengecatan
pesawat dan marking. Sesuai rencana, pesawat ini akan saya marking saat dipakai
untuk penyerangan pertama TKR Oedara ke Markas Belanda di Ambarawa. Dari
beberapa literature dan contekan dari kit yang sudah jadi, pesawat ini memakai
marking bulat merah putih dengan nomor ekor TJ 61.
Merakit Kit K5Y1 Chureng TKR Oedara
Sekitar Bulan Juli 2013 saat sedang ada tugas di Kota
Tuban, malam hari di kamar kost menjelajahi akun Facebook. Ada postingan dari
salah satu Lapak Mokit menawarkan beberapa kit skala 1:48, salah satu yang
menarik adalah kit K5Y1 Willow merk ARII. Saat itu juga terlintas untuk buat
Chureng milik TKR Oedara (kebetulan mau Agustusan), sekalian ikut memperingati HUT
RI 17 Agustus 2013. Langsung kontak pemilik lapak, pesan kitnya dan deal dengan
harga 180 ribu plus ongkir ke Blitar 26 ribu.
Wednesday, January 8, 2014
MiG 15 UTI Midget AURI
Akhirnya kesampaian juga mengunjungi
sebuah monument pesawat terbang. Dalam perjalanan pulang dari Kota Bojonegoro
(dalam rangka tugas, cari sekarung beras dan sebongkah berlian…he3x) saya
sempatkan mampir di Kota Nganjuk, mengunjungi monumen pesawat MiG-15.
Sunday, December 8, 2013
Hawk Mk 53 TNI-AU
Hawker-Siddeley Hawk adalah jet tempur ringan/latih
produksi BAE sejak 1974. BAE sendiri merupakan sebuah perusahaan dari Britania
Raya. BAE atau British Aerospace adalah produsen pesawat nasional Inggris yang
sebelumnya (sebelum tahun 1977) bernama Hawker-Siddeley. Hawk merupakan pesawat
latih interim untuk pesawat tempur generasi
4 (F-16, F-15, dll).
TNI-AU membeli 20 pesawat Hawk MK-53 pada Tahun 1980
sebagai pengganti peran pesawat latih lanjut L-29 Dolphin yang digunakan sejak
tahun 1964. Selain sebagai pesawat jet latih lanjut, TNI-AU menambah peran sebagai
pesawat tempur taktis. Pesawat didatangkan secara bertahap dari pabriknya,
pengiriman pertama sebanyak 2 buah dan mendarat pertama kali di Lanud Halim
Perdanakusuma pada 29 September 1980. Setahun berikutnya, pengiriman dilakukan
lagi secara bertahap hingga genap 20 pesawat.
Subscribe to:
Posts (Atom)
